Contoh Soal Ilmu Resep Kelas 12 Semester Satu

Berikut adalah latihan soal UAS ilmu resep kelas XII semester 1 untuk SMK Farmasi. Soal berupa pilihan ganda. Baiklah langsung saja berikut, contoh soal ilmu resep kelas 12 semester satu.

I. Soal Pilihan Ganda

1. Komponen tablet terdiri dari :
   1. Laktosa
   2. Selulosa mikrokristal
   3. Gelatin
   4. Asam stearat
   5. Silika pirogenik
Komponen tablet yang berfungsi sebagai pengikat adalah……..
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5

2. Dilakukan granulasi sebelum pencetakan tablet agar………
a. Obat terdistribusi homogen
b. Tablet tidak rapuh
c. Tablet mengkilap
d. Tablet supaya hancur dalam lambung
e. Bahan dapat free flowing

3. Kerusakan emulsi karena penambahan alkohol dan bersifat ireversibel disebut……
a. Crumbling
b. Cracking
c. Caking
d. Inversi
e. Crumbling

4. Camphora harus dilarutkan dengan etanol terlebih dahulu sebelum ditambahkan bahan pensuspensi, metode ini disebut……….
a. Caking
b. Praecipitasi
c. Deflokulasi
d. Dispersi
e. Flokulasi

5. Sesuai dengan teori surface tension, pengaruh tegangan permukaan terhadap terbentuknya emulsi adalah sebagai berikut………..
a. Emulgator akan menyebabkan menurunnya tegangan permukaan bidang batas antara air dan minyak
b. Emulgator akan menyebabkan menurunnya daya kohesi molekul air dan minyak
c. Emulgator akan menyebabkan menurunnya daya adhesi anatara molekul air dan air
d. Emulgator akan menyebabkan berubahnya tegangan permukaan menjadi tegangan bidang batas antara air dan minyak
e. Emulgator akan menyebabkan berubahnya tegangan permukaan menjadi tegangan bidang batas antara

6. Harga HLB dibawah ini berfungsi sebagai wetting agent……..
a. 1-3
b. 4-6
c. 7-9
d. 8-18
e. 13-15

7. Cara pembuatan suspensi dengan metode presipitasi dilakukan sebagai berikut :
a. Zat pensuspensi digerus dengan air sebanyak 20 kalinya, kemudian dicampur dengan bahan yang akan disuspensikan
b. Zat pensuspensi digerus dengan bahan yang akan disuspensikan sampai homogen, kemudian ditambahakan zat pembasah
c. Zat pensuspensi ditaburkan diatas air panas secukupnya lalu digerus sampai homogen kemudian digerus dengan bahan yang akan disuspensikan
d. Bahan yang akan disuspensikan didispersi dengan pelarut organi, encerkan dengan larutan zat pensuspensi
e. Bahan yang akan disuspensikan digerus dengan zat pensuspensi sampai homogen, kemudian ditambahakan air sebanyak 7 kalinya dan digerus sampai homogen

8. Tablet dengan zat aktif ISDN untuk vasodilator sangat tepat diberikan sebagai tablet…….
a. Kunyah
b. Bukal
c. Sublingual
d. Efervesen
e. Triturat

9. Tablet yang digunakan dengan cara menyisipkan di sekitar selaput lendir pipi disebut…….
a. Kunyah
b. Bukal
c. Sublingual
d. Efervesen
e. Triturat

10. Pernyataan berikut yang tidak berkaitan dengan tablet effervescent adalah…….
a. Cara penggunaanya dengan di isap dibawah lidah
b. Sebelum diminum dilarutkan dahulu dalam air
c. Merupakan campuran senyawa asam dan basa
d. Pada pembuatan tablet tidak boleh lembab
e. Jika dilarutkan dalam air menghasilakn CO2

11. Teori emulsi yang menyatakan bahwa emulgator terdiri dari dua kelompok yaitu hidrofilik dan lipofilik sehingga emulgator merupakan tali pengikat antara air dan minyak membentuk keseimbangan. Teori ini disebut……..
a. Electric double layer
b. Lapiasan listrik rangkap
c. Surface tension
d. Interpassial film
e. HLB

12. Dicampur 1,2 gram Na Lauryl Sulfas (HLB = 40) dengan 2,8 gram Span 80 (HLB = 5) maka HLB campuran adalah……..
a. 12,65
b. 15,50
c. 15,85
d. 16,80
e. 17,60

13. Contoh-contoh bahan pengemulsi (emulgator) adalah……..
1. Gom Arab
2. Adeps lanae
3. Tragakan
4. Chondrus
5. Veegum

14. Peristiwa larutnya Riboflavin dengan penambahan Nicotinamid disebut……..
a. Polaritas
b. Kompleksasi
c. Salting in
d. Salting out
e. Cosolvensi

15. Betadine untuk membersihkan vagina atau antiseptika vagina merupakan contoh sediaan…….
a. Douche
b. Parvule
c. phitema
d. Pesaries
e. Enema

16. Sistem suspensi yang partikelnya merupakan agregat bebas, mengendap perlahan dan agregasie terjadi “Cake” serta sukar tersuspensi kembali dinamakan……..
a. Presipitasi
b. Deflokulasi
c. Flokulasi
d. Aflokolasi
e. Structured vehicle

17. Emulgator akan diserap pada batas air dan minyak sehingga terbentuk lapisan tipis film yang membungkus partikel fase dispers sehingga usaha partikel sejenis bergabung terhalang adalah teori………
a. Electric double layer
b. Surface tension
c. Oriented wedge
d. Interfacial film
e. Immicible liquid

18. Dicampur 1,2 gram Na lauril sulfas (HLB = 40) dengan 2,8 gram Span 80 (HLB = 5) maka HLB campuran adalah………
a. 12,65
b. 15,50
c. 15,85
d. 16,80
e. 17,60

19. Supaya memberikan stabilitas maksimum pada emulsi, jumlah emulgator harus dapat menutupi fase dispers, merupakan teori………
a. Oriented wedge
b. Surface tension
c. Interfacial film
d. Tegangan permukaan
e. Lapisan listrik rangkap

20. Dilakukan granulasi sebelum pencetakan tablet agar……..
a. Bahan dapat free flowing
b. Tablet supaya hancur dalam lambung
c. Tablet tidak rapuh
d. Obat terdistribusi homogen
e. Tablet mengkilap

21. Pembuatan tablet menurut FI edisi IV dibuat dengan metode menekan massa serbuk lembab dengan memberi tekanan rendah ke dalam lubang cetakan kemudian dikeringkan dinamakan……….
a. Tablet kempa
b. Tablet bukal
c. Tablet sublingual
d. Tablet triturate
e. Tablet cetak

22. Pernyataan berikut yang tidak berkaitan dengan tablet efferfesent adalah……..
a. Sebelum diminum dilarutkan dahulu dalam air dingin
b. Jika dilarutkan dalam air menghasilkan CO2
c. Pada pembuatan tablet tidak boleh lembab
d. Cara penggunaan dengan di isap di bawah lidah
e. Merupakan campuran senyawa asam dan basa

23. Calcium D Redoxon termasuk tablet…………
a. Kunyah
b. Hisap
c. Bukal
d. Efferfesent
e. Spotted

24. Hardness tester digunakan untuk menguji…..tablet
a. Kekerasan
b. Disolusi
c. Kerapuhan
d. Kekompakan
e. Waktu hancur

25. Disintegration tester digunakan untuk menguji….tablet
a. Kekerasan
b. Disolusi
c. Kerapuhan
d. Kekompakan
e. Waktu hancur

26. Kerusakan tablet akibat tekanan pada pencetak berkurang sehingga tablet rapuh disebut…….
a. Picking
b. Motling
c. Crumbling
d. Binding
e. Capping

27. Dari tes keregasan tablet vitamin C yang menggunakan alat yang disebut Friability tester, di dapat data sebagai berikut :
Berat awal tablet 0,300 gram, setelah dilakukan tes keregasan tablet berat menjadi 0,298 gram. Berapa harga keregasan tablet tersebut?
a. 0,66 %
b. 0,75 %
c. 0,81 %
d. 0,88 %
e. 0,91 %

28. Cara melarutkan succus liquirittae adalah……….
a. Dikocok-kocok dengan pemanasan
b. Dilarutkan dalam air sekaligus
c. Direbus dengan air mendidih
d. Dilarutkan dengan etanol
e. Diaduk sampai larut

29. Cara melarutkan natrium bicarbonat adalah dengan……..
a. Ditaburkan ke dalam air sama banyak dan didiamkan selama 15 menit
b. Dilarutkan dahulu dengan etanol
c. Pemanasan kemudian disaring setelah dingin
d. Dilarutkan dengan HCl encer
e. Dilarutkan dengan cara gerus tuang

30. Metode pembuatan emulsi dengan cara membuat muci;ago yang kental, kemudian ditambah air dan minyak bergantian sedikit demi sedikit, baru diencerkan dengan sisa air disebut metode…….
a. HLB
b. Gom kering
c. Gom basah
d. Kontinental
e. Forbes

31. Zat tambahan dalam tablet yang berfungsi sebagai diluen, binder dan disintegran adalah……
a. Aerosil
b. Magnesium stearat
c. Talkum
d. Amylum
e. Glukosa

32. Contoh lubrikan pada kompresi adalah………
a. CMC 2%
b. Asam stearat
c. PEG 4000
d. Manitol
e. Gelatin

33. Dalam proses pembuatan tablet, kadang-kadang terjadi kerusakan pada tablet. Kerusakan yang terjadi akibat zat warna tersebar tidak merata pada permukaan tablet disebut……
a. Motling
b. Binding
c. Capping
d. Whiskering
e. Crumbling

34. Kerusakan tablet yang disebabkan oleh massa melekat pada dinding ruang cetak disebut…….
a. Motling
b. Binding
c. Capping
d. Whiskering
e. Crumbling

35. Bahan tambahan yang berfungsi untuk memperbesar volume massa tablet disebut……
a. Disintegran
b. Binder
c. Lubrican
d. Glidan
e. Diluent

36. Di bawah ini bukan merupakan keburukan dari suppositoria dengan dasar oleum cacao……..
a. Tidak adanya sifat polimorfisme
b. Meleleh pada udara yang panas
c. Dapt menjadi tengik
d. Sering bocor selama pemakaian
e. Tidak dapat bercampur dengan sekresi
37. Untuk menaikkan titik lebur lemak coklat ditambahkan cera sebanyak………..
a. 4 %
b. 5 %
c. 6 %
d. 8 %
e. 10 %

38. Kecuali dinyatakan lain, pembuatan suppositoria menggunakan basis………….
a. Gelatin gliserin
b. Oleum cacao
c. Suppositol
d. Surfaktan
e. PEG

39. Titik lebur kristal Oleum cacao beta stabil pada suhu…….
a. 34 – 35 0C
b. 28 – 31 0C
c. 20 – 25 0C
d. 18 – 23 0C
e. 24 0C

40. Dibanding dengan sediaan oral, suppositoria mempunyai kelebihan sebagai berikut, kecuali………..
a. Efek obat lebih cepat terasa
b. Menghindari iritasi lambung
c. Dapat menghindari efek alergi obat
d. Obat tidak dirusak oleh enzim pencernaan
e. Dapat digunakan pada pasien yang tidak sadar

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *